Friday, December 30, 2016

JANGAN BERLEBIHAN MINUM AIR PUTIH, MENGAPA !!!

Dalam menjalankan fungsinya dengan baik, tubuh memerlukan air, walaupun dalam keadaan tidur. Air sangat penting bagi kelangsungan hidup manusia, karena air dapat mengeluarkan racun dalam tubuh kita. Jadi kita disarankan minum air yang cukup dan teratur. 

Kalimat 'minum air putih minimal delapan gelas sehari' tentu akrab di telinga. Anjuran tersebut perlu diikuti agar tubuh tidak kekurangan cairan.

Namun, banyak yang meminum air sebanyaknya dalam satu waktu. Padahal, hal itu dapat memengaruhi kerja ginjal.

Dikutip buku Gaya Hidup Organik: Sehat Tanpa Mahal karya Christopher Emille Jayanata dan Ahmad Kholil, Sabtu (21/2), berikut tujuh aturan minum air putih yang benar setiap hari.

1. Satu gelas pertama saat bangun pagi, sebelum sikat gigi dan makan pagi.
2. Satu gelas kedua ketika akan berangkat kerja
3. Satu gelas ketiga sekitar pukul 11.00 atau di lingkungan kerja dan saat berkegiatan.
4. Satu gelas keempat sekitar pukul 13.00 atau 30 menit sebelum atau satu jam setelah makan siang.
5. Dua gelas kelima dan keenam antara pukul 14.00 dan 17.00 atau saat menjelang sore.
6. Satu gelas ketujuh sekitar pukul 18.00 atau sejam sebelum menyantap makan malam.
7. Satu gelas kedelapan sekitar pukul 20.00 atau beberapa saat sebelum tidur.

Selain hal di atas, ada juga beberapa hal negatif yang perlu kita ketahui perihal mengonsumsi air putih secara berlebihan.
Sebenarnya apa yang terjadi pada tubuh kita ketika kita minum air putih dalam jumlah yang berlebihan?. dikutip dari tipscaraterbaik.com Ada tiga hal utama yang terjadi pada tubuh kita ketika kita terlalu banyak mengonsumsi air putih pada suatu waktu, yaitu:
1. Meningkatkan total volume darah
Mengonsumsi air putih lebih banyak dari jumlah yang dibutuhkan tubuh kita akan meningkatkan total volume darah. Volume darah yang meningkat pada sistem pembuluh darah yang tertutup akan membuat kerja jantung dan pembuluh darah akan meningkat, seiring dengan meningkatnya tekanan pada sistem pembuluh darah yang tertutup itu

2.Memaksa ginjal bekerja ekstra
Jumlah air yang terlalu banyak masuk ke dalam tubuh juga akan meningkatkan kerja ginjal dari yang seharusnya. Ginjal akan memfilter/menyaring setiap cairan yang masuk ke dalam tubuh –  berbeda dengan pipa air,  dimana semakin banyak air yang mengalir,  maka pipa tersebut akan semakin bersih. Namun pada ginjal hal tersebut tidak berlaku, justru malah beban kerja ginjal akan semakin meningkat karena banyaknya air yang harus disaring melalui glomerulus. Bahkan, glomerulus bisa rusak sebagai akibat dari bekerja ekstra keras dalam menyaring jumlah cairan yang tidak seharusnya. Sistem filtrasi pada ginjal juga harus tetap mempertahankan jumlah air (di dalam tubuh) pada tingkat yang aman, yang memang diperlukan oleh tubuh. Kelebihan cairan sebagai akibat dari banyaknya mengkonsumsi air juga harus dibuang dari tubuh oleh sistem filtrasi ini.

3.Menyebabkan Hiponatraemia
minum air putih berlebihan dapat menyebabkan munculnya keadaan fatal yang disebut hiponatraemia. Hiponatraemia adalah suatu keadaan dimana kadar garam di dalam darah (dalam hal ini Natrium), lebih rendah daripada yang seharusnya. Secara normal,  konsentrasi natrium di dalam darah kita berkisar antara 135 hingga 145 milimol per liter. Namun pada keadaan hiponatraemia, konsentrasi garam dalam darah kurang dari 135 milimol per liter. Keadaan yang parah dari kondisi hiponatraemia ini dapat menyebabkan intoksikasi air, yang menunjukkan gejala antara lain sakit kepala, kelelahan, mual, muntah, sering urinasi (buang air kecil) serta disorientasi mental.

Asupan cairan ke dalam tubuh sebaiknya mengimbangi jumlah cairan yang dikeluarkan. Cairan tersebut dapat Anda dapatkan bukan hanya dengan minum air putih, tetapi juga dari cairan yang berasal dari minuman dan makanan. Dalam kondisi tubuh normal, asupan air tidak boleh berlebihan karena ginjal normalnya hanya sanggup mengeluarkan sekitar 400-600 ml air per jamnya.

__Konsumsilah air putih dengan teratur__

No comments:

Post a Comment